CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
If Tomorrow Never Existed, There would be No Story Today that I would be Over Forever

Wednesday, December 26, 2012

Data Print Untuk Pendidikan Kami.

Partisipasi DataPrint dalam memajukan dunia pendidikan Indonesia tidak henti-hentinya. Di tahun 2009, DataPrint pernah mengadakan program DataPrint Academy yang memberikan kesempatan kepada 30 orang pelajar SMA dari seluruh Indonesia untuk mengikuti workshop selama lima hari di bidang kreatifitas dan entrepreneurship. Kemudian di tahun 2011, sebanyak 700 orang pelajar dan mahasiswa telah menerima beasiswa pendidikan dengan total ratusan juta rupiah. Para penerima beasiswa berasal dari Pekanbaru, Bandung, Jakarta, Ponorogo, Kendari, Martapura, Dumai, Malang, dan lain-lain. Tahun ini, DataPrint kembali membuka program beasiswa bagi 700 orang pelajar dan mahasiswa. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint. Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta. Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu..

Tuesday, January 18, 2011

bulan nan satu bintang nan beribu

Malam gelap…

seperti gelap tika mata dipejam

Malam sunyi…seperti sunyi tanpa mencekik menyanyi

Malam sepi…seperti sepi kala subuh menanti


Aku merenung wajah bulan

jarak beribu

Aku merenung kerdipan bintang bintang

Dari situ

Aku melihat sekitar alam

Tempat pijak ku

Unggas dan binatang diam membisu

Mungkin sedang bertasbih

Pohon pohon kaku

Mungkin sedang bertahajjud

Ku dongak ke langit luas

Dihujung sana bintang kejora

Dihujung sini bintang timur

Dan disini hanya bebintang



Bebintang sedang merenung bulan

Bulan tak tahu

Kerna bulan nan satu

Bebintang nan beribu


Bintang dapat lihat bulan

Bulan tidak kenal semua bintang

Suatu hari bulan akan pergi dari situ

Bersama putaran masa

Tetapi bintang tetap disini

Merenung di kejauhan bulan nan satu

PATRI DAHULU

Andai masa ku utuskan salam

Dibalik kata

Salam rindu salam kenangan

Di balik sejarah dulu



Kita bina Istana Mahligai

Dari batu putih

Sesuci jiwa

Dari tiang seri tegak berdiri

Seperti tegaknya hati kita

Mematri janji

Cinta bersemi

Sayang memiliki



Janji itu aku bingkaikan

Manjadi hiasan

Didinding sepi ruangan itu


Agar bila aku rindu

Dapat ku baca janji dahul

Tapi kini

Mahligai usang itu

Telah roboh

Tertanam bersamanya

Bingkai rindu yang kita

Patri daahulu.....

AKU TERFIKIR

Aku melihat nyawa nyawa

Bertempiaran berserakkan berduyun-duyun

Berpusu-pusu

Ada juga yang menyendiri

Menyepi terasing

Ada disana ada disini dan ada di mana-mana

Malah ada yang tidak tahu di mana



Di celah-celah pohon

Di bawah lembayung langit

Melata di dada tanah subur gersang

Ada yang menyusuri permuka-permuka air laut

Sungai-sungai dan paya-paya

Ada juga yang membelah awan

Berlegar di langit yang mungkin ada yang

Tidak pernah seperti itu



Ada nyawa yang menangis

Di sana aku melihat ada nyawa yang

Terkekeh kekeh gembira suka

Ada juga nyawa yang tidak tahu

Aku juga pernah wujud seperti dia

Dan aku juga tidak pernah tahu tentang

Nyawa itu yang disana dan di situ





Ada nyawa bersatu kerna rasa

Kerna jiwa kerna hati

Ada nyawa terasing kerna tiada rasa

Kerna tiada jiwa kerna tiada hati



Aku juga melihat nyawa yang telah

Tiada nyawa

Ya nyawa berpisah dari jasad

Jadi apa yang dicari

Adakah yang ditinggalkan itu yang dicari




Nyawa yang itu pergi

Hadir nyawa yang lain

Kitaran nyawa yang di tiup

Membawa kepada kehidupan

Kehidupan nyawa yang berbeda beda


Jangan engkau lupa wahai nyawa

Kehidupan nyawamu berbeda

Kehiudpan itu kehidupanmu

Tetapi nyawa itu bukan milikmu

nyawa itu milik Dia yang SATU

Jadi apa yang dicari........

Kerna akhirnya apa yang ada bukan milikmu....

HATI KU MATI

Tiba-tiba hati ku terasa mati...

Ibarat jasad tiada bernyawa...

Ibarat hati tiada berjiwa...

Seperti kotak fikiran terasa terhenti...


Ku biarkan masa berlalu begitu sahaja...

Aku tak mampu berbuat apa apa...

Terasa berat tubuh ini untuk bangkit

Terasa berat kaki ini untuk melangkah

Seperti masa terhenti berdetik

Hidup yang sebegini tiada bererti

Roh seperti tiada berjasad

Dan jasad tiada ber roh



Hingga aku pun tidak tahu

Apakah ini dan apakah itu

Kenapa mesti terjadi sebegini

Bunuhlah jiwa hati ku jika itu yang terbaik

Jika tidak berilah aku nyawa untuk bernafas

Agar dapat lagi aku hidup di dunia ini

Atau lebih baik mati

Tinggalkan segalanya

Kerna segalanya palsu...dunia belaka



Dunia seperti kosong

Kosong itu dalam hatiku

Hati aku mati..

SURAT BUAT SANG ADEK

duhai kelicap fajar
ceridaulah bagai selalu
aminkan zikirku
Biar kusisip doa buatmu adek
kala angin mengiring penitian Suboh ini
tipis kudus namun
dinginnya menggegar ke relung hati
doakah atau sekadar bisikan rawan
Kerana sebak menujah hitam mataku ke astral
Aargh..kulihat sejalur cahaya yang tumpah
di jendela langit
Pandang dan rauplah air mata itu
moga bisa membuatmu tersenyum adekku..

TERDIAM DI SINI

Aku terdiam disini

menyimpul kata merungkai makna

ktika jiwa, Hati dan Fikir

Tenggelam bersama resah malam kabut gelap

Aku berlegar di segenap acap minda fikirku

Namun aku tidak kemana

Masih disini....

masih mencuba mencari

mencari arti sebuah ilusi

atau mungkin sebuah mimpi yang hakiki

Indah sedang berhalusinasi..

Karna hati umpama duri...

Ku utuskan selafaz kata

Dari hati sanbubari yang tidak terhenti henti

Menjerit dari batin seorang diri

Andai jatuh ku bangkit sendiri

Kala semuanya menyepi menyendiri

Ibarat serangkai pantai yang tiada bertepi

Pergi saja aku dari disini

Ingin ku cari hujung pelangi

Agar disitu ku jumpa arti

arti yang hakiki tidak terperi


Atau mungkin ku temui sang bidadari dari surga

Yang sesat dalam mencari

Atau mungkin juga mati menjemput pergi

Sehingga kini ku tidak pasti

Adakah ini realiti

Realiti yang tidak pernah aku mimpi

ALEXA

CAR5I LAGU FAVOOORITE KU

Powered By Blogger